Betok

- Ikan betok, Anabas testudineus
Klasifikasi Ilmiah :
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Famili: Anabantidae
Genus: Anabas
Spesies: A. testudineus
Sisi atas tubuh (dorsal) gelap kehitaman agak kecoklatan atau kehijauan. Sisi samping (lateral) kekuningan, terutama di sebelah bawah, dengan garis-garis gelap melintang yang samar dan tak beraturan. Sebuah bintik hitam (terkadang tak jelas kelihatan) terdapat di ujung belakang tutup insang.
Sisi belakang tutup insang bergerigi tajam seperti duri.
Kebiasaan dan Penyebaran
Betok umumnya ditemukan di rawa-rawa, sawah, sungai kecil dan
parit-parit, juga pada kolam-kolam yang mendapatkan air banjir atau
berhubungan dengan saluran air terbuka.
Ikan ini memangsa aneka serangga dan hewan-hewan air yang berukuran
kecil. Betok jarang dipelihara orang, dan lebih sering ditangkap sebagai
ikan liar.
Dalam keadaan normal, sebagaimana ikan umumnya, betok bernafas dalam air
dengan insang. Akan tetapi seperti ikan gabus dan lele, betok juga
memiliki kemampuan untuk mengambil oksigen langsung dari udara. Ikan ini
memiliki organ labirin (labyrinth organ) di kepalanya, yang
memungkinkan hal itu. Alat ini sangat berguna manakala ikan mengalami
kekeringan dan harus berpindah ke tempat lain yang masih berair. Betok
mampu merayap naik dan berjalan di daratan dengan menggunakan tutup
insang yang dapat dimegarkan, dan berlaku sebagai semacam ‘kaki depan’.
Namun tentu saja ikan ini tidak dapat terlalu lama bertahan di daratan,
dan harus mendapatkan air dalam beberapa jam atau ia akan mati.
Ikan ini menyebar luas, mulai dari India, Tiongkok hingga Asia Tenggara dan Kepulauan Nusantara di sebelah barat Garis Wallace.
Cara mendapatkan ikan ini (betok) pada kebanyak daerah dengan dipancing
dengan umpan cacing, akan tetapi ada juga dengan menggunakan jangkrik,
cilung (ulat bambu) akan tetapi di wilayah Kalimantan tengah dan
Banjarmasin kebiasaan penduduk disana memiliki cara tersendiri, yaitu
dengan mencampur telor semut(kroto) dengan getah karet dan dimasak
dengan cara dikukus.Umpan ini selain ikan betok juga dapat sebagai umpan
ikan saluang.
Masakan
Masyarakat Banjar dan pesisir Kalimantan Tengah memiliki menu khas dari ikan betok (pepuyu dalam bahasa setempat). Pepuyu bakar terkenal sebagai masakan yang enak dari daerah Banjarmasin. Dikenal pula wadi pepuyu, ikan betok yang dibuang sisik, jerohan, dan insangnya dan difermentasi dengan bantuan garam dalam wadah beling. Wadi pepuyu dimasak sesuai selera, digoreng atau disayur.